Baru-baru ini traffic light di kota gue durasi detiknya udah dicopot, jadi yang selama ini bapak-bapak, ibu-ibu, om, tante, nyonya, mantan calon gebetan, calon mantan yang gak jadi, pacar orang, suami atau istri orang yang biasanya di 5 detik akhir mau hijau udah kebelet pengen nge-gas kendaraan mereka, sekarang udah gak ada lagi, karena gak tau apa-apa kadang udah hijau aja. Lebih baik gini sih.
Tapi sebenernya itu bukan kota gue, gue cuma dilahirkan dan tumbuh besar di kota itu makanya gue bilang itu kota gue. Jadi kepastiannya adalah kota itu cuma kota dimana gue tinggal aja, bukan kota gue. Meskipun seharusnya tentang ini gak gue jelasin karena emang gak penting, tapi sayang karena udah ketulis.
Dulu waktu traffic light masih ada durasi detiknya, gue tau sampai kapan gue harus menunggu. Tapi sekarang, setelah durasi detiknya udah dilepas, gue duduk diatas motor kadang sambil kepikir "harus sampai kapan gue nunggunya" atau "kapan ijonya?".

